Sosialisasi Platform Aplikasi etb12 Tahun 2025 untuk Uji Silang Mikroskopis TB di Kota Batam

(Batam, 20 Mei 2025) Uji silang mikroskopis TB bertujuan untuk menjamin kualitas pemeriksaan mikroskopis TB dan memastikan akurasi penemuan kasus TB. Dengan demikian, uji silang ini penting untuk menjaga indikator program TB, seperti angka temuan kasus dan angka keberhasilan pengobatan. 

Dalam rangka mendukung pelaksanaan program uji silang mikroskopis Tuberkulosis (TB) tahun 2025, Balai Labkesmas Batam sebagai Laboratorium Rujukan Provinsi (LRP) sekaligus Laboratorium Rujukan Intermediate (LRI) mengadakan sosialisasi Platform Aplikasi etb12 kepada para tenaga kesehatan terkait pada tanggal 14 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kota Batam dengan melibatkan peserta dari berbagai unsur, seperti Wasor dan Disease Officer (DO) TB, analis program TB dari fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), serta petugas mikroskopis TB dari Balai Labkesmas Batam.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan pembaruan sistem pencatatan dan pelaporan berbasis web melalui aplikasi etb12 yang akan digunakan dalam pelaksanaan uji silang mikroskopis TB triwulan tahun 2025. Aplikasi ini dikembangkan sebagai upaya penguatan sistem mutu eksternal dan jaminan kualitas pemeriksaan laboratorium TB di fasyankes.

Kegiatan ini dilaksanakan secara diskusi dan pelatihan langsung (offline), sebagai tindak lanjut dari sosialisasi daring yang sebelumnya dilakukan oleh tim Laboratorium Rujukan Nasional (LRN) ke berbagai tingkatan mulai dari LRP, LRI, kabupaten/kota, hingga fasyankes pemeriksa mikroskopis TB.

Dalam pelatihan ini, peserta diberi pemahaman teknis penggunaan platform etb12 terbaru, termasuk cara masuk ke dalam sistem menggunakan akun masing-masing. Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi data TB triwulan I Tahun 2025 di Kota Batam.

Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh fasyankes mikroskopis TB di Kota Batam dapat segera melakukan penginputan data dan pengiriman spesimen uji silang sebelum akhir Mei 2025. Dengan demikian, pelaksanaan uji silang mikroskopis TB triwulan I tahun ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas untuk peningkatan mutu layanan laboratorium TB di wilayah Kepulauan Riau.