


(Batam, 26 Mei 2025) Balai Labkesmas Batam berkunjung ke kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam rangka Koordinasi Kegiatan Surveilans Polio Lingkungan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka program Eradikasi Penyakit Polio.. Pihak Labkesmas Batam diwakili oleh plt. Kepala, Ketua dan satu anggota Tim Kerja Surveilans Faktor Risiko penyakti dan KLB. Pihak BP Batam diwakili oleh Manajer Divisi Operasinal dan Pemeliharaan Pengelolaan Lingkungan oleh Ibu RR Ely Nugrahini beserta jajarannya.
Labkesmas Batam menjelaskan kembali konsep kegiatan surveilans polio lingkungan secara menyeluruh. Pihak BP Batam turut menjelaskan sistem pengolahan air limbah di Kota Batam dari awal berproses hingga konsep ke depannya. Fokus pembahsan utama yaitu Operasional IPAL Bengkong yang dimiliki oleh BP Batam. IPAL ini direncanakan akan menjadi lokasi pengambilan sampel air limbah Kota Batam sebagai sampel untuk deteksi keberadaan virus polio liar dalam air limbah domestik (rumah tangga). IPAL BP Batam memiliki kemampuan 25.000 SR (sambungan pipa rumah ke IPAL. Saat ini masih dalam proses penyelesaian target pengerjaan 11.000 SR dan direncanakan peresmian pada Oktober 2025. Pada saat koordinasi diketahui 6.000 SR sudah selesai dan sudah tersedia pumping station untuk penampungan awal.
Besar harapan untuk dapat terselesaikan proses pengerjaan tepat waktu sehingga konsep pengelolaan air limbah di Kota Batam bisa berjalan dengan baik dan kegiatan Surveilans Polio Lingkungan juga bisa terlaksana optimal. Kegiatan Surveilans Polio Lingkungan ini merupakan program Kemenkes bekerja sama dengan WHO terkait Eradikasi Penyakit Polio secara global di seluruh dunia mencapai target di tahun 2026.
Semangat menuju Indonesia Bebas Polio 2026!
