Sosialisasi Hasil Interim Analisis Program Biomedical Genome Science Initiative (BGSI) Hub Penyakit Infeksi Fokus TB

Foto 3

(Jakarta, 31 Juli 2025) Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu ancaman kesehatan yang mematikan dan masih memiliki kelemahan dalam metode deteksi yang efektif. Hal tersebut berkontribusi terhadap masalah TB di seluruh dunia, oleh sebab itu pemerintah Indonesia melakukan berbagai tindakan seperti:

  1. Adopsi Teknologi Cepat: Mengimplementasikan TCM GeneXpert sebagai metode standar untuk deteksi dini TB dan TB-RO, yang sebelumnya hanya untuk kasus resistan obat, kini mencakup TBC anak, DM, dan ekstra paru.
  2. Perluasan Layanan Diagnostik: Menyediakan petunjuk teknis dan pelatihan untuk laboratorium agar dapat memanfaatkan alat TCM secara luas, meningkatkan penemuan kasus.
  3. Penekanan pada Deteksi Dini & Kontak: Mengurangi keterlambatan diagnosis yang memperburuk epidemi, dengan fokus pada penemuan kasus baru dan investigasi kontak.
  4. Penanganan TB Resistan Obat (TB-RO): Mengatasi tantangan bakteri “tidur” (dormant) yang menyebabkan penderita menghentikan pengobatan, yang berujung pada TB-RO, melalui strategi pengobatan yang lebih baik.
  5. Kemitraan Global: Berkolaborasi dengan WHO dan organisasi lain untuk mengatasi faktor pendorong seperti stigma, kurang gizi, dan pengungsian yang mempengaruhi kasus TB. 

Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Batam berpartisipasi dalam Sosialisasi Hasil Interim Analisis Program Biomedical Genome Science Initiative (BGSI) Hub Penyakit Infeksi Fokus TB yang berlangsung pada 28–31 Juli 2025 di Ibis Styles Jakarta. Pada pertemuan ini tim diwakili oleh Ka. Subbag Adum, Ka. Instalasi dan Pranata Lab dari Laboratorium Mikrobiologi dan Biomulekuler. Balai Labkesmas Batam ditunjuk sebagai jejaring (Targeted Next-Generation Sequencing) tNGS Tuberkulosis (TB). Spesimen berasal dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Palembang sebagai Laboratorium Pengujian Biakan dan Uji Sensitivitas terhadap Obat Anti Tuberkulosis (OAT).

Kegiatan ini diikuti oleh para pemangku kepentingan program BGSI Hub TB, perwakilan Dinas Kesehatan seluruh provinsi di Indonesia, perwakilan laboratorium uji kepekaan TB dan perwakilan laboratorium jejaring sekuensing. Sebagai bagian dari jejaring tNGS (Targeted Next-Generation Sequencing) TB, Labkesmas Batam mendukung upaya penguatan deteksi Tuberkulosis melalui teknologi genomik. Langkah bersama ini diharapkan mampu mempercepat respons terhadap penanggulangan TB di Indonesia.

#StopTB