Narasumber pada Kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Labkesmas Tingkat 1, 2 dan Orientasi Serta Evaluasi Penyelenggaraan Labkesmas Terkait Sumber Daya dan Kapasitas Laboratorium di Kota Bukittinggi

(Bukittinggi, 28 Agustus 2025) Balai Labkesmas Batam selaku Labkesmas Tingkat 4 pada wilayah regional 2 bertugas untuk memantau perkembangan labkesmas di wilayah binaannya. Pada 26-28 Agustus 2025 diundang dalam Kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Labkesmas Tingkat 1, 2 dan Orientasi Serta Evaluasi Penyelenggaraan Labkesmas Terkait Sumber Daya dan Kapasitas Laboratorium di Kota Bukittinggi Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan ini bersumber anggaran dari DIPA pemerintah daerah Kota Bukittinggi. 

Pada kegiatan ini ditugaskan Bapak Indra, SKM sebagai narasumber untuk materi Pemantapan Mutu Labkesmas dan Standar Laboratorium Kesehatan Masyarakat. Peserta acara yaitu para petugas laboratorium, sanitarian, epidemiologi dan dokter yang bertugas di Labkesmas Tingkat 2 / Labkesda Kota Bukittinggi dan Labkesmas Tingkat 1 / Puskesmas yang ada di sana.

Hal-hal yang diketahui telah berjalan dengan baik yaitu pemenuhan SDM penunjang fungsi laboratorium seperti pranata laboratorium kesehatan dan sanitarian untuk melaksanakan pemeriksaan rata rata sudah ada satu di Tingkat 1 dan Tingkat 2, dan kemampuan SDM dalam melakukan pemeriksaan spesimen dan sampel juga sudah baik. Labkesmas Tingkat 2 sudah mengikuti pemantapan mutu eksternal dan kalibrasi.

Namun ada hal-hal yang masih membutuhkan dukungan seperti penataan ruangan sesuai standar, pemenuhan peralatan laboratorium agar lebih maksimal pelayanan yang diberikan sesuai standar, pemenuhan reagen untuk pemeriksaan, pemantapan mutu eksternal (PME) masih belum maksimal di Labkesmas Tingkat 1 termasuk dengan kalibrasi alat, terkendala dengan anggaran namun ada beberapa Labkesmas Tingkat 1 sudah mengikuti PME dan melakukan kalibrasi alat.

Adapun hasil dan saran dari kegiatan tersebut adalah :

  1. Pemeriksaan POCT di Posyandu agar dilakukan oleh tenaga kesehatan yang lain,sehingga pelayanan di laboratorium tidak terkendala
  2. Mengusulkan anggaran ke Dinas Kesehatan terkait dengan PME, Kalibrasi dan BMHP
  3. Dinas Kesehatan memperioritaskan kebutuhan anggaran terkait dengan penyelenggaraan Labkesmas Tingkat 1
  4. SDM yang sudah ada agar dapat mengembangkan parameter dan berkoordinasi dengan vendor alat bidang klinis untuk pemeriksaan parameter standar Labkesmas Tingkat 2, sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pemeriksaan lingkungan maupun klinis.   
  5. Berkoordinasi dengan Labkesmas Tingkat 4 sesuai wilayah layanan regional 2 terkait bimbingan teknis pemeriksaan laboratorium maupun biosafety dan biosecurity.