Sebagai upaya berkelanjutan dalam menjaga standar mutu serta keamanan lingkungan di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes), Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Batam kembali menerjunkan Tim Teknis Pelayanan Laboratorium Faktor Risiko Lingkungan. Kegiatan lapangan yang dilaksanakan pada Rabu (22/07) ini berfokus pada pemantauan dan pengujian kualitas udara indoor (indoor air quality) di RS Awal Bros Botania, Batam.
Pengawasan faktor risiko lingkungan pada area pelayanan kesehatan merupakan krusial, terutama pada ruangan dengan tingkat risiko penularan yang tinggi (high-risk area). Pada kegiatan kali ini, tim fokus melakukan pengambilan 3 sampel udara indoor yang dialokasikan khusus pada titik-titik krisis, yaitu Ruang Kamar Operasi (OK) 1, Ruang Kamar Operasi (OK) 2, dan Ruang Intensive Care Unit (ICU). Ketiga ruangan tersebut memerlukan intervensi pemantauan mikroorganisme dan kualitas udara secara berkala guna memastikan kondisi ruangan tetap steril serta memenuhi baku mutu kesehatan lingkungan rumah sakit.
Seluruh sampel udara yang telah diambil di lapangan selanjutnya langsung diregistrasikan ke bagian penerimaan sampel Balai Labkesmas Batam untuk menjalani pengujian mikrobiologi dan parameter fisik-kimia secara komprehensif. Langkah preventif ini sangat vital untuk meminimalkan potensi timbulnya infeksi nosokomial atau Hospital-Acquired Infections (HAIs) yang dapat membahayakan keselamatan pasien, dokter, maupun tenaga medis yang bertugas.
Melalui komitmen dalam menyajikan pelayanan pengujian yang presisi, cepat, dan akuntabel, Balai Labkesmas Batam terus konsisten menjadi mitra strategis bagi seluruh fasyankes di Wilayah Kepulauan Riau. Pengawasan rutin ini diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman, serta menjamin perlindungan maksimal bagi masyarakat yang mengakses layanan kesehatan di Kota Batam
