


(Batam, 07 Mei 2025) HPV DNA adalah pemeriksaan untuk mendeteksi adanya DNA dari virus Human Papillomavirus (HPV) dalam tubuh, terutama pada wanita. Pemeriksaan ini penting untuk mendeteksi infeksi HPV yang berisiko tinggi, yang dapat menyebabkan perubahan abnormal pada sel serviks dan berpotensi menjadi kanker serviks.
Balai Labkesmas Batam menerima kunjungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau pada tanggal 7 Mei 2025 dalam rangka persiapan pelaksanaan program pemeriksaan HPV DNA. Kegiatan koordinasi ini berlangsung di Labkesmas Batam dan dihadiri oleh Plt. Kepala, Kasubag Administrasi Umum (ADUM), Kepala Instalasi Mikrobiologi dan Biomolekuler, serta tim dari Dinkes Provinsi Kepri yang berjumlah empat orang.
Kunjungan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan membahas teknis pelaksanaan pemeriksaan HPV DNA yang direncanakan akan mulai dilaksanakan pada bulan Juni 2025. Dalam diskusi yang berlangsung, tim dari Dinkes Provinsi Kepri menyampaikan sejumlah poin penting, antara lain terkait kesesuaian bahan medis habis pakai (BMHP) dengan reagen dan alat pemeriksaan yang tersedia di Labkesmas Batam. Selain itu, dibahas pula sistem pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan, serta prosedur teknis pengambilan dan pengiriman spesimen yang memerlukan pengaturan waktu pelaksanaan secara terstruktur.
Salah satu agenda penting lainnya adalah pelatihan di tempat atau on the job training (OJT) terkait teknis pengemasan dan pengiriman spesimen. Hal ini dinilai penting untuk menjamin kualitas dan keandalan spesimen yang akan diperiksa, sekaligus memastikan kelancaran seluruh proses pemeriksaan HPV DNA di wilayah Kepulauan Riau.
Dalam pertemuan tersebut, juga disepakati bahwa perlu dilakukan koordinasi lanjutan bersama tim Penyakit Tidak Menular (PTM) dari Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Dinkes Provinsi Kepri, serta Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri. Pertemuan lanjutan ini direncanakan untuk memperjelas sistem koordinasi dan teknis pelaksanaan kegiatan, sekaligus sebagai upaya sinergi agar program pemeriksaan HPV DNA tahun 2025 dapat berjalan dengan efektif dan optimal.
Melalui koordinasi yang matang dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan program deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV DNA ini dapat terlaksana secara merata dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
