


(Batam, 4 Juni 2025) Balai Labkesmas Batam bersama pemangku kepentingan terkait melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Laboratorium Tuberkulosis (TB) serta Sosialisasi Platform Aplikasi etb12 versi 2025 pada 2–4 Juni 2025 di Batam. Kegiatan ini diikuti oleh Wasor Provinsi, Wasor Kabupaten/Kota se-Kepri, petugas dari fasilitas kesehatan pemeriksa TB, serta petugas mikroskopis TB LRP (Laboratorium Rujukan Provinsi) Balai Labkesmas Batam.
Tujuan Kegiatan :
- Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap laboratorium TB, baik yang menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) maupun metode mikroskopis.
- Memberikan bimbingan teknis penggunaan platform etb12 terbaru untuk pelaporan uji silang mikroskopis TB.
Kegiatan monitoring dan evaluasi laboratorium tuberkulosis dilakukan terhadap faskes pemeriksa TCM TB dan Mikroskopis TB. Balai Labkesmas Batam merupakan salah satu laboratorium pemeriksa TB menggunakan Tes Cepat Molekuler GeneXpert serta sebagai Laboratorium Rujukan Provinsi (LRP) dan sekaligus Laboratorium Rujukan Intermediate (LRI) dalam pelaksanaan Croscheck / Uji Silang mikroskopis TB di Provinsi Kepulauan Riau.
Sebagai Laboratorium Rujukan Provinsi (LRP) dan Laboratorium Rujukan Intermediate (LRI), Balai Labkesmas Batam berperan penting dalam pengawasan mutu eksternal (PME) terhadap laboratorium mikroskopis TB di Provinsi Kepulauan Riau. Salah satu bentuk PME adalah uji silang mikroskopis yang dilakukan setiap triwulan melalui pengiriman spesimen dari fasyankes ke LRP.
Untuk mendukung sistem pelaporan yang lebih efektif dan terintegrasi, platform etb12 telah diperbarui pada tahun 2025. Sosialisasi aplikasi ini dilakukan bertahap oleh Laboratorium Rujukan Nasional (LRN) ke seluruh level layanan, termasuk ke Balai Labkesmas Batam dan fasyankes mikroskopis TB.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pelatihan langsung penggunaan platform etb12 versi terbaru, termasuk praktik login dan pengisian data. Pelatihan ini ditujukan agar seluruh fasyankes di Provinsi Kepri dapat segera melaksanakan uji silang mikroskopis TB Triwulan I Tahun 2025 dengan standar pelaporan yang seragam dan akurat.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat kualitas layanan laboratorium TB serta meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam pencatatan dan pelaporan berbasis digital, mendukung eliminasi TB di Provinsi Kepri.
