Kunjungan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru ke Labkesmas Batam

(Batam, 3 Juli 2025) Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan kompetensi generasi muda di bidang kesehatan, Balai Labkesmas Batam menerima kunjungan mahasiswa dari Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru pada 3 Juli 2025. Sebanyak 37 mahasiswa/i dari Fakultas Kesehatan dan Informatika hadir bersama seorang dosen pendamping, Ibu Dr. Suryani, SKM, M.KL, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan II fakultas tersebut.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program magang akademik yang berfokus pada pemeriksaan kualitas lingkungan, khususnya udara. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempelajari secara langsung proses dan metode pemeriksaan kualitas udara di laboratorium, sebagai bekal penerapan ilmu di lapangan.

Kegiatan diawali dengan sesi safety induction yang dipandu oleh tim Instalasi K3, Biorepositori, dan Pengolahan Limbah, untuk memastikan seluruh peserta memahami aspek keselamatan selama berada di lingkungan laboratorium. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan resmi dari Kepala Subbagian Administrasi Umum (Kasubbag ADUM), yang sekaligus membuka kegiatan secara simbolis.

Sebagai bagian dari edukasi nilai integritas di lingkungan kerja, juga dilakukan pemutaran video kampanye anti gratifikasi, yang merupakan hasil karya dari Tim Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Labkesmas Batam. Ini menjadi momen penting untuk mengenalkan budaya kerja bersih dan bebas gratifikasi kepada mahasiswa sejak dini.

Materi inti disampaikan oleh tim Instalasi Kesehatan Lingkungan, Vektor dan BP2, yang mengulas tentang pemeriksaan udara ambient dan udara indoor, termasuk parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi. Mahasiswa juga diajak untuk melihat langsung contoh teknik pengambilan sampel udara, sebagai bagian dari praktik observasi di lapangan.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan mahasiswa serta penutupan resmi oleh Ketua Tim Kerja Mutu dan Peningkatan SDM.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memperoleh wawasan praktis dan pemahaman yang lebih komprehensif terkait pengelolaan dan pengujian kualitas udara, sekaligus mengenal peran laboratorium kesehatan dalam mendukung kesehatan lingkungan masyarakat.