Balai Labkesmas Batam Dan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Melalui Penandatanganan PKS Dan Praktik Teknik Pengambilan Sampel Udara Ambien

Batam, 22 Juni 2026

Balai Labkesmas Batam melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia kesehatan, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Kepala Balai Labkesmas Batam bersama perwakilan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru, dengan dokumen dari pihak institusi telah terlebih dahulu ditandatangani oleh Rektor. Momentum tersebut sekaligus menjadi awal pelaksanaan kegiatan Praktik Teknik Pengambilan Sampel dan Analisis Laboratorium Parameter Udara Ambien yang diikuti oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan & Informatika Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dasar pengukuran kualitas udara ambien, regulasi, tahapan sampling, serta metode pengambilan sampel yang diterapkan di laboratorium. Selanjutnya, mahasiswa mengikuti sesi praktikum yang dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan jenis peralatan. Meskipun terbagi dalam kelompok, seluruh peserta memperoleh kesempatan secara bergiliran untuk mengenal dan mempelajari setiap alat yang digunakan.

Melalui sesi praktik, mahasiswa mendapatkan pengenalan mengenai fungsi, prinsip kerja, dan operasional High Volume Air Sampler (HVAS), Impinger, Air Quality Indoor Meter, Lux Meter, serta Sound Level Meter. Peserta juga memperoleh pengalaman mengenai berbagai kondisi teknis yang umum ditemui di lapangan, mulai dari penentuan lokasi sampling, penempatan alat, pengaturan parameter pengukuran, hingga penanganan kendala operasional sesuai prosedur yang berlaku.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan laboratorium kesehatan masyarakat dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, profesional, serta mampu menjawab tantangan di bidang kesehatan lingkungan dan laboratorium.