Batam, 7 Agustus 2026 – Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Batam menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Workshop dalam rangka On the Job Training (OJT) Penguatan Kompetensi Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) dan Mikroskopis Tuberkulosis (TB) Regional 2” sebagai bagian dari kegiatan pembinaan Laboratorium Kesehatan Masyarakat di wilayah Regional 2. Kegiatan ini didukung melalui anggaran Indonesia Public Health Laboratory System Strengthening (InPULS) Tahun 2026.
Kegiatan diikuti oleh 23 Pranata Laboratorium Kesehatan yang berasal dari Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kabupaten Pasaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Rokan Hulu, Kota Pariaman, Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, Kabupaten Kuantan Singingi, Kota Bukittinggi, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Solok, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Sumatera Barat, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Rokan Hilir, Laboratorium Kesehatan Lingkungan Provinsi Riau, dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kota Dumai. Dari 24 instansi yang diundang, terdapat satu instansi yang berhalangan hadir, yaitu Laboratorium Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembelajaran melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik laboratorium, diskusi kasus, serta evaluasi kompetensi. Kegiatan ini berkolaborasi dengan DPC PATELKI Batam (Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia) diwakili oleh Ibu Phisa Isyah Ulfia, S.Tr.Kes untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) dan mikroskopis Tuberkulosis (TB) sesuai standar. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai penerapan biosafety, biosecurity, serta pengendalian mutu laboratorium guna menjamin kualitas dan keandalan hasil pemeriksaan.
Melalui kegiatan ini, Balai Labkesmas Batam terus berkomitmen memperkuat kapasitas sumber daya manusia laboratorium kesehatan masyarakat melalui proyek Indonesia Public Health Laboratory System Strengthening (InPULS). Diharapkan kompetensi yang diperoleh selama OJT dapat diimplementasikan di Laboratorium Kesehatan Masyarakat masing-masing sehingga mampu memperkuat jejaring laboratorium kesehatan masyarakat dan mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis di Indonesia.
