Labkesmas Batam Dukung Optimalisasi Program P2PL di Kota Batam

(Batam, 9 Juli 2025) Balai Labkesmas Batam turut berperan aktif dalam koordinasi dan jejaring dengan stakeholder di wilayah kerja terkait permasalahan kesehatan. Salah satunya dengan peran aktif sebagai narasuumber kepada instansi di daerah setempat. Kegiatan terbaru yaitu pada acara Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini, Preventif dan Respon Penyakit yang telah diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Batam mulai 8 hingga 9 Juli 2025 di Harris Hotel Batam Center. Materi yang disampaikan mengenai “Kebijakan Labkesmas sebagai Dukungan Program P2PL” oleh Bpk Rencana, S.Si, M.Kes selaku Ka. Tim Kerja Surveilans Penyakit, Faktor Risiko Kesehatan dan Kejadian Luar Biasa (KLB). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan 21 Puskesmas se-Kota Batam. Turut hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau sebagai narasumber materi Kebijakan Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Provinsi Kepulauan Riau.

Peranan Labkesmas tidak terpisah dengan program P2PL. Terlebih di Kota Batam juga sudah terdapat Labkesmas Tier 1 dan Tier 2. Penguatan dan penataan Labkesmas bertujuan untuk: mewujudkan layanan Laboratorium Kesehatan yang bermutu;, meningkatkan akses masyarakat dalam deteksi dini dan diagnostik penyakit; mendukung surveilans penyakit dan faktor risiko kesehatan berbasis laboratorium untuk pemantauan status kesehatan masyarakat wilayah setempat dan membangun kesiapsiagaan Laboratorium Kesehatan dalam menghadapi ancaman penyakit dan kejadian luar biasa. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan Capaian Program P2PL di Batam dapat berjalan dengan optimal dan tetap terintegarsi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Evaluasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat yang responsif, aman, dan berkualitas.