





(Batam, 10 Juli 2025) Audit laboratorium kesehatan merupakan proses evaluasi pada operasional dan sistem mutu sebuah laboratorium kesehatan. Hal ini guna memastikan kesesuaian dengan standar. Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Batam telah menerima kunjungan audit dari Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI yang berlangsung sejak tanggal 1 hingga 10 Juli 2025. Kegiatan serupa juga dilaksanakan pada 6 lokus Labkesmas Tier 4/Tier 5 lainnya dengan pelaksanaan pada dua lokus s.d. 14 Juli 2025. Audit ini dilaksanakan oleh empat orang auditor untuk setiap lokasi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Labkesmas sejak Januari 2024 hingga 30 Juni 2025.
Rangkaian kegiatan audit d† iawali dengan pelaksanaan Opening Meeting pada tanggal 2 Juli 2025. Selama lebih dari satu minggu (termasuk hari libur), proses audit dilakukan secara bertahap dan intensif. Closing Meeting diaksanakan pada 9 Juli 2025 yang berlangsung pada sore hari hingga jam 20.45 WIB.
Fokus pemeriksaan meliputi aspek keuangan, layanan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga aspek pengorganisasian dan kepatuhan. Selain itu, auditor juga melakukan evaluasi terhadap dokumen-dokumen strategis seperti perencanaan, monitoring, dan evaluasi (PMI dan PME) tahun 2024, standar operasional prosedur (SOP), jumlah sampel rujukan, serta proses pengadaan barang dan jasa.
Proses audit tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan dokumen, tetapi juga melalui verifikasi langsung ke berbagai instalasi yaitu Instalasi Sampling Media dan Reagensia, Instalasi Kalibrasi, Sarana Prasarana dan Teknologi Tepat Guna, Instalasi Kesehatan Lingkungan dan Vektor BP2, Instalasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Pengelolaan Limbah dan Biorepositori, serta Instalasi Mikrobiologi dan Biomolekuler. Dalam momen ini juga dilakukan reviu terhadap Risk Register, Profil Risiko, dan dokumen penghapusan Barang Milik Negara (BMN).
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa hal penting yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Meski demikian, kegiatan audit ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa tata kelola, pelayanan, dan akuntabilitas yang dijalankan telah sejalan dengan prinsip transparansi dan efisiensi yang diamanatkan Kementerian Kesehatan.
Seluruh jajaran pegawai Balai Labkesmas Batam menunjukkan komitmen tinggi dengan memberikan dukungan penuh selama proses audit berlangsung. Dengan adanya audit ini, diharapkan Balai Labkesmas Batam semakin siap dalam mengemban perannya sebagai salah satu pilar penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat, sekaligus terus memperkuat komitmen terhadap peningkatan mutu layanan laboratorium yang akuntabel dan profesional.
