Monev Surveilans Sentinel ILI–SARI di Provinsi Kepulauan Riau

Memperkuat Sistem Kewaspadaan Dini Penyakit Pernapasan di Wilayah Kepulauan Riau

Batam, 13 Januari 2026 — Penyakit pernapasan seperti Influenza dan COVID-19 hingga kini masih menjadi ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai oleh seluruh lapisan masyarakat. Salah satu cara pemerintah dalam mengantisipasi ancaman tersebut adalah melalui sistem surveilans sentinel ILI–SARI, sebuah mekanisme pemantauan yang dirancang untuk mendeteksi potensi wabah sejak dini. ILI atau Influenza Like Illness merujuk pada gejala mirip influenza seperti demam ≥38°C disertai batuk dan/atau sakit tenggorokan, sedangkan SARI atau Severe Acute Respiratory Infection adalah infeksi saluran pernapasan akut berat yang memerlukan perawatan di rumah sakit. Melalui sistem ini, tren penyakit pernapasan dapat dipantau secara sistematis sehingga potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) dapat diidentifikasi dan ditangani lebih awal sebelum berkembang menjadi ancaman yang lebih luas bagi masyarakat.

Untuk memastikan sistem surveilans ini berjalan secara optimal, Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Batam melalui tim Surveilans dan Instalasi Mikrobiologi dan Biomolekuler melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Surveilans Sentinel ILI–SARI di Provinsi Kepulauan Riau pada 9–16 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan koordinasi lintas sektor bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, RSUD Embung Fatimah Kota Batam, BBKK Batam, dan Puskesmas Batu Aji, sebagai wujud nyata bahwa penguatan sistem kesehatan masyarakat memerlukan sinergi dari berbagai pihak.

Dalam pelaksanaannya, monev mencakup evaluasi menyeluruh terhadap setiap tahapan surveilans, mulai dari penetapan kasus, pengambilan dan pengiriman sampel, hingga alur pemeriksaan laboratorium. Hasil monev menunjukkan beberapa aspek penting yang perlu terus diperkuat, yakni koordinasi lintas sektor yang lebih erat, ketepatan pencatatan dan penomoran sampel, serta kesinambungan dukungan logistik dan penganggaran. Penguatan pada aspek-aspek tersebut menjadi kunci agar sistem surveilans ILI–SARI dapat terus berjalan secara berkelanjutan sebagai bagian dari perlindungan kesehatan masyarakat Kepulauan Riau.

Melalui kegiatan ini, Balai Labkesmas Batam terus mempertegas perannya sebagai garda terdepan dalam sistem deteksi dini potensi KLB dan wabah di wilayah Kepulauan Riau. Seluruh upaya ini dijalankan dengan semangat membangun budaya kerja yang jujur, transparan, dan bertanggung jawab, sejalan dengan nilai-nilai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan cita-cita menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), demi menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas bagi seluruh masyarakat.

Bersama, kita wujudkan birokrasi yang dipercaya dan melayani sepenuh hati.
‎Tidak Diperkenankan Meminta, Menerima dan/atau Memberikan Gratifikasi Serta Suap Dalam Bentuk Apapun


‎Labkesmas Batam “BERJAYA”

PENGADUAN SARAN DAN MASUKAN:
‎☎ 0778-8075096
‎📱0895 3666 52073