


Penyakit tidak menular (PTM) seperti jantung, hipertensi, stroke, dan diabetes melitus meningkat pesat akibat gaya hidup tidak sehat. Faktor resiko PTM meliputi kurang olahraga, merokok, minum alkohol, diet tidak seimbang, dan tekanan/stress. Oleh karena semakin meningkatnya penyakit-penyakit tersebut maka dibutuhkan deteksi dini untuk mengetahuinya lebih awal agar dapat segera dilakukan tindakan pencegahan dan pengobatan bagi yang membutuhkan.
Menindaklanjuti surat sekretaris jenderal nomor KP.05.05/A/62/2025 tanggal 9 Januari 2025 tentang pengukuran kebugaran pegawai ASN di lingkungan Kementerian Kesehatan, Balai Labkesmas Batam melakukan pemeriksaan Kesehatan bagi pegawai sebanyak empat kali dalam setahun pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober.
Pemeriksaan faktor risiko PTM dan konsultasi Kesehatan pada pegawai Balai Labkesmas Batam perdana pada tahun 2025 telah diadakan tanggal 26 Januari. Pengukuran ini mencakup : indeks massa tubuh (berat badan, tinggi badan dan lingkar pinggang), pengukuran gula darah, asam urat dan lipid profile serta konsultasi Kesehatan oleh dokter. Pemeriksaan telah dilaksanakan bagi 70 orang termasuk 46 orang ASN, 13 orang PPNPN dan 11 orang tenaga outsourcing.
Dari hasil pemeriksaan didapatkan :
- Indeks massa tubuh: 46% healthyweight, 31% overweight, 21% obese, 2% underweight.
- Tekanan darah: 43% normal, 40% pre-hipertensi, 13% hipertensi stage 1, 4% hipertensi stage 2
- Kadar gula darah: 63% normal, 26% pre-diabetes, 11% diabetes
- Kolestrol total: 70% normal, 27% borderline, 3% tinggi
- Asam urat: 63% normal, 37% tinggi
Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa masih banyak pegawai yang kurang optimal kondisi kesehatannya. Perlu dilakukan modifikasi gaya hidup untuk meningkatkan kebugaran pegawai. Mulai dari diet rendah lemak dan mengurangi garam, memperbanyak konsumsi buah dan sayuran, rutin berolah raga, istirahat yang cukup, berhenti merokok bagi perokok. Tidak kalah penting juga menjaga kesehatan mental dengan kelola stress dan beban hiduo dan tidak kalah penting memperbaiki ibadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Bagi pegawai yang hasil pemeriksaan jauh menyimpang dari nilai normal perlu konsultasi kepada dokter spesialis sesuai indikasi awal guna mendapatkan terapi pengobatan dan pencegahan komplikasi lanjutan.
